Setelah melalui serangkaian aktivitas padat, IPDN Kampus Kalimantan Barat memulai siklus kehidupan praja dengan semestinya. Perkuliahan semester genap, pelatihan, ekstakurikuler, kerohanian, dsb mulai dilaksanakan sebulan setelah penerimaan cuti. Tak heran, selama sebulan tersebut kami mempunyai banyak kegiatan sehingga siklus kehidupan praja tidak dilaksanakan secara maksimal. Kegiatan-kegiatan tersebut diantaranya adalah Ujian Akhir Semester ganjil dilanjutkan kesamaptaan, pekan olahraga dan seni praja (porsipra) serta malam puncak porsipra. Nah, mungkin dari kegiatan-kegiatan tersebut porsipra yang paling manarik kan gengs. Kalo gitu, mari kita throwback porsipra 2k19 IPDN Kampus Kalimantan Barat. Chekidot…

Pekan Olahraga dan Seni Praja atau biasa kita kenal dengan sebutan Porsipra IPDN Kalbar ini dilaksanakan pada tanggan 26 Januari sampai 1 Februari 2019. Porsipra kali ini terdapat 6 cabang baik dari olahraga dan seni. Pada kategori olahraga terdapat 4 cabang yaitu futsal, voli, basket dan tenis meja. Sedangkan pada kategori seni terdapat 2 cabang yaitu akustik dan tari tobelo kreasi. Semua cabang olahraga kita bersaing per wisma sedangkan akustik per keluarga asuh dan tari tobelo kreasi per blok.

 

Pembukaan porsipra dirangkaikan dengan apel sena hari Sabtu tanggal 26 Januari 2019 yang di pimpin oleh bapak

kasubag pelatihan bapak Silverius Tey Seran S.STP M.AP dan ditandai dengan penyerahan bola basket dan bola voli kepada ketua panitia porsipra yaitu Nindya Praja Al-Afif Fauzy dan Nindya Wanita Praja Khairunnisa Sahadi. Kemudian setelah apel, dilanjutan dengan pertandingan eksebisi futsal dimana yang bertanding adalah pamong pengasuh dan civitas akademika melawan praja. Kemudian pada jam 9 dilanjutkan dengan pertandingan-pertandngan olahraga di tiap-tiap lapangan.

Pertandingan olahraga dilanjutkan hari senin pada sore hari karena hari minggu praja melaksanakan dinas pesiar. Pertandingan dilaksanakan dengan fair tidak ada kecurangan, semua praja ikut serta dengan penuh semangat. Tidak ada senior junior dalam bertanding karena kita semua bertanding secara kompetitif. Semua cabang  olahraga melaksanakan final  pada hari kamis siang.

Cabang seni akustik dilaksanakan hari rabu malam di kelas nindya praja. Terdapat 3 keluarga asuh dengan nilai tertinggi yang akan tampil di acara malam puncak porsipra sekaligus pengumuman pemenangnya. Keluarga asuh tersebut adalah  tarumanegara, malaka dan samudera pasai. Keesokan harinya, Kamis sore, dilaksanakan lomba tari tobelo kreasi di depan menza dengan ibu praja sebagai jurinya. Praja antusias mengikuti lomba tersebut, suara teriakan mengiringi lagu tobelo. Tak kalah pula kreasi dari tobelo sehingga kita tidak bosan dengan tari tobelo biasanya.

Akhirnya, pada Jumat malam tanggal 1 Februari 2019 porsipra 2k19 ditutup dengan malam puncak porsipra dengan tema…. Semua praja menghadiri malam puncak tersebut dengan menggunakan training pack. Dekorasi ala perayaan ulang tahun angkatan XXVIII mewarnai ruangan menza dengan hiasan bola-bola di atasnya. Acara dimulai dengan laporan ketua panitia dan dilanjutkan sambutan bapak Direktur. Kemudian penampilan akustik 3 keluarga asuh, penampilan tari tobelo kreasi oleh pemenang, dance oleh kakak nindya praja, pengumuman pemenang lomba dan minnion dance. Pada porsipra  kali ini, juara umum dipegang oleh wisma nusantara 3. Hmm, selamat bagi pemenang tingkatkan lagi motivasinya dan bagi yang belum menang, jangan patah semangat karena masih ada porsipra-porsipra selanjutnya untuk ditaklukkan.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *