Harmoni Nusantara - Indonesia Mini Dalam Kampus IPDN

         Institut Pemerintahan Dalam Negeri kembali menggelar IPDN EXPO yang ke- 30. IPDN EXPO ini diselenggarakan dalam rangka Dies Natalis IPDN yang ke – 63. Acara tahun ini berbeda dengan tahun – tahun sebelumnya. Karena pada tahun ini, pihak Manggala Korps Praja sebagai pihak penyelenggara mengangkat tema Harmoni Nusantara. Dilihat dari temanya, Nusantara, yang berarti acara kali ini melibatkan seluruh warga negara Indonesia dari Aceh hingga Papua. Selain itu, untuk tahun ini pihak IPDN membuka diri untuk acara Dies Natalis kali ini dirasakan bukan hanya untuk praja IPDN tetapi juga untuk masyarakat yang ada di luar IPDN. Acara IPDN EXPO dimulai sejak tanggal 11 – 17 Maret 2019.

Pada hari pertama diadakan pelayanan masyarakat yang bukan hanya kepada praja IPDN dan civitas akademika tetapi juga bagi masyarakat yang ada di sekitar kampus IPDN Jatinangor. Pelayanan tersebut meliputi pelayanan SIM, Donor Darah, dan GISA (Gerakan Indonesia Sadar Administrasi Kependudukan) berupa pelayanan E-KTP. Masyarakat sekitar IPDN berbondong-bondong datang ke IPDN untuk menikmati layanan tersebut. Selain pelayanan kepada masyrakat, pada hari pertama terdapat lomba Islamic Contest yang pesertanya juga dari luar IPDN.

Pada hari kedua, pelayanan SIM keliling tetap berlanjut ditambah peserta Nusantara Inovation Summit (NIS) yang mulai berdatangan dan melakukan registrasi. Para peserta lomba itu diperkenankan untuk menginap di wisma bersama para praja. Malamnya, dilanjutkan acara Tablig Akbar dan mengundang pembicara dari luar.

Hari selanjutnya adalah pembukaan dan pelaksanaan Nusantara Inovation Summit (NIS). Acara berlangsung sangat meriah, dan para pesertanya tidak hanya dari lingkup provinsi saja tetapi seluruh Indonesia, mulai dari Universitas Riau hingga Universitas Muhammadiyah Makassar. Para peserta bergantian\ mempresentasikan inovasinya kepada dewan juri. Selain mempresentasikan inovasinya, mereka juga diberikan stand untuk tempat para peserta mempresentasikan inovasinya kepada para pengunjung. Juara umumnya diperoleh oleh Institut Pertanian Bogor Tim A, dan beberapa juara lainnya seperti Best Stand, Best Inovasi, Best Inovator Individu, Best Delegation, Best Proposal Inovasi, Best Inovasi Pelayanan Publik dan Best Presentation.

Hari keempat, pembukaan bazar dan kuliner nusantara di stadion. Pembukaan ini dihadiri oleh Rektor Institut Pemerintahan Dalam Negeri, Bapak Murtir Jeddawi, yang membuka bazar dan kuliner nusantara tersebut. Dilanjutkan dengan beberapa penampilan mulai dari Drum Band Gita Abdi Praja, tari-tarian dari Bali, rampak gendang, dan gamelan. Setelah membuka acara, Bapak Rektor IPDN, mengunjungi stand – stand dari provinsi Aceh hingga provinsi Papua. Bazar dan kuliner nusantara ini diadakan selama tiga hari. Selain bazar kuliner, ada juga stand yang diisi oleh beberapa sekolah kedinasan. Sedangkan di blok kelas Nindya, diadakan lomba debat antaruniversitas seluruh Indonesia.

Di hari berikutnya dilanjutkan kembali lomba debat tersebut hingga tibalah final yang menemukan Institut Pemerintahan Dalam Negeri Kampus Cilandak dan Universitas Gadjah Mada Tim A dan pemenangnya adalah Universitas Gadjah Mada Tim A.  Di stadion, juga diadakan lomba kabaret yang juga gak kalah meriahnya dengan lomba-lomba yang lain. Selain melihat pertunjukan lomba kabaret, pengunjung juga dapat menikmati hidangan kuliner nusantara. Para photographer yang mengikuti lomba photography dapat memotret semua kegiatan dari awal mulainya IPDN EXPO hingga akhir acara. Yang tiap harinya ditentukan pemenangnya lewat Instagram IPDN EXPO 2019.

 

Di hari Sabtu, paginya diadakan lomba tradisional bagi masyarakat sekitar IPDN. Banyak orang tua yang semangat baik dalam mengikuti lomba maupun memberikan dukungannya selama lomba tradisional tersebut berlangsung. Yang dilombakan adalah lomba bakiak, lomba tarik tambang, dan aneka lomba lainnya. Di samping lomba tradisional, juga diadakan lomba band yang sama-sama diadakan di stadion dan juga berlangsung dengan meriah.  Malamnya, adalah malam puncak dari segala kegiatan IPDN EXPO dan Pemilihan Puteri Nusantara. Perlu diketahui, Puteri Nusantara telah diseleksi dan dipersiapkan selama kurang lebih satu bulan, sehingga pada malam puncak mereka dapat tampil memukau. Yang gak kalah serunya, malam puncak dihadiri oleh beberapa bintang tamu yang hits, yaitu Wilda Situngkir (Puteri Indonesia Pariwisata 2018 dan Runner Up 3 Miss Supranational 2018), Harris Nizam (Sutradara & Produser Film), Kusnandar Pamungkas (Mister Earth Fire Indonesia 2017 dan Purna Praja IPDN XXIII), dan Episcia Puspita (Puteri Indonesia Berbakat Kalimantan 2018 dan Purna Praja IPDN XXIII). Pemilihan Puteri Nusantara berlangsung seru hingga menyisakan tiga kontingen yaitu Bengkulu, Jawa Tengah, Sumatera Selatan yang pada akhirnya Puteri Nusantara yang terpilih berasal dari kontingen Bengkulu, yaitu Florencia Putri Primawardani.

Dari rangkaian IPDN EXPO, ditutup oleh acara IPDN RUN yang dilaksanakan pada hari Minggu yang startnya dimulai di lapangan Parade Institut Pemerintahan Dalam Negeri. Rute yang dilalui oleh para peserta hamper seluruh kesatrian IPDN yang kira-kira jaraknya sekitar 5 km. Para peserta IPDN RUN bukan hanya dari praja dan kalangan remaja saja, tetapi para orang tua juga ikut berpartisipasi memeriahkan IPDN RUN tersebut. “IPDN EXPO berhasil menarik perhatian masyrakat luas sehingga kedepannya semoga IPDN EXPO ini dapat terus berkembang dan lebih baik lagi”, ujar salah satu pengunjung IPDN RUN, Dion.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *